Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

PTK DAN PTS

PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti-Dari data awal mula serta cari data, ilmuwan mengenal jika mata pelajaran PAI.

Terutama di materi tajwid hukum bacaan qolqolah yakni materi yang sukar kalau cuma diperjelas tanpa ada memakai trick yang pas buat materi yang diberikan. 

Di kelas VIII G murid merasakan kesukaran saat proses evaluasi, hingga sebagian besar pelajar tidak ada yang ajukan pertanyaan terkait materi yang diberikan. 

Masalah ini berlangsung lantaran periset mengerti jika sewaktu evaluasi PAI.

Ilmuwan yang adalah guru pengampu mata pelajaran PAI dalam mengemukakan materi bertambah banyak memanfaatkan dakwah.

Menulis materi di papan catat, serta membaca buku materi yang diberikan tanpa ada siasat atau sistem yang lain.

PTK Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Berdasar pada data yang didapat hasil dari pengamatan awalnya dan penilaian periset terkait keadaan evaluasi PAI di SMP Negeri.

PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

Didapati kalau keaktifan serta hasil belajar murid masih rendah. 

Banyak pelajar yang belum sampai ketuntasan hasil belajar. 

Menurut data yang didapat dari riset awal mula dan penilaian periset, keaktifan murid di kelas VIII G memperlihatkan cuman 52,35%.

Untuk hasil belajar pelajar memperlihatkan cuman 48,28% atau 14 pelajar yang habis belajar PTK Pendidikan Agama Kristen.

Maknanya kalau sejumlah 51,72% atau 15 murid yang masih belum penuhi persyaratan ketuntasan minimum (KKM) mata pelajaran PAI yang sudah diputuskan adalah 75.

PTK Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Nilai umumnya kelas untuk kelas VIII G cuman 69,93 dengan nilai paling tinggi 80 dan nilai terpaling rendah 50. 

Menurut situasi serta pemantauan awalnya itu dilaksanakan tindakan buat menolong murid dalam mendalami materi serta menambah keaktifan pelajar dan hasil belajar.

Cara yang diambil dalam studi ini adalah dengan mengimplementasikan model evaluasi indeks card match.

Dikehendaki bisa tingkatkan peranan aktif pelajar dalam evaluasi PAI maka selanjutnya bisa tingkatkan hasil belajar murid.

Di siklus I guru memberikan materi berkenaan tajwid hukum bacaan qolqolah. 

Dalam tahapan rencana guru kerjakan bermacam cara ialah (1) merangkum arah yang akan diraih saat proses evaluasi.

Dengan memanfaatkan metoda evaluasi indeks card match. 

PTK Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti

Tentang hal arah itu yakni maksud akademis serta membikin situasi belajar yang membahagiakan. 

Maksud akademis diprioritaskan biar pelajar bisa mempertingkat hasil belajar murid dan bisa menggapai syarat-syarat ketuntasan minimum 75 dan ketuntasan klasikal 85%.

Kesibukan yang telah dilakukan guru waktu proses evaluasi pada siklus pertama ialah menyediakan piranti evaluasi yang diperlukan.

Mengkondisikan pelajar supaya siap mengikut pekerjaan belajar mengajarkan. 

Guru berikan apersepsi selaku usaha untuk memberi rangsangan terhadap murid supaya lebih siap belajar.

Dengan berikan beberapa pertanyaan yang berkenaan dengan materi yang hendak diungkapkan pada evaluasi siklus I.

Tidak hanya itu, guru beri motivasi pelajar dengan membahas singkat kata tajwid hukum bacaan qolqolah.

PTK Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti

Dengan bertanya jawab buat membuat keadaan interaktif di antara guru serta pelajar maka evaluasi berjalan dua arah.

Aktivitas setelah itu, guru memberikan sistem realisasi metoda evaluasi indeks card match.

Lewat cara membaginya secara random kartu indeks berbentuk pertanyaan dan jawaban secara random ke murid. 

Murid dikasih peluang untuk cari pasangan dari kartu yang sudah mereka bisa.

Lantas guru memberinya perintah ke murid yang main cari tempat duduk bersama.  

Guru memberitahu pada pelajar yang bermain tidak untuk menginformasikan isi pada kartu yang dipunyainya.

PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

Saat pelajar yang bermain sudah mendiami tempatnya, guru memerintah tiap-tiap pasangan untuk mencoba peserta didik lain.

Dengan membaca kertas pertanyaan dengan suara keras serta menentang rekan sekelasnya untuk mengatakan jawaban padanya. 

Pelajar yang dapat jawab pertanyaan yang dipraktikkan membacakan kartu jawaban yang ada dan memberikan kartu indeks yang dipunyainya. 

Permainan itu diulangi hingga seluruhnya pelajar memperoleh pasangannya. 

Selesai semua pertanyaan dan jawaban dilepaskan serta seluruh murid memperoleh pasangannya.

Guru berikan pertanyaan ke murid dari permainan yang sudah dilaksanakan awal kalinya.

Proposal PTK PAI

Posting Komentar untuk "PTK Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti"